Orang Tua Seperti Apakah Kita?
Setiap orangtua punya cara yang beragam dalam mendidik dan membesarkan
anak-anaknya. Cara-cara itu ada yang didapat dari hasil study,
meneladani role model, atau yang turunan dari orangtua mereka.
Dalam psikologi, ada sebuah teori cukup terkenal yang dikemukakan oleh
Diana Baumrind (1971, 1980) dan diperbaharui oleh Eleanor Maccoby dan
koleganya tentang tipe-tipe orangtua dalam mendidik anak.
Dalam teorinya, Diana memaparkan ada empat tipe pendidikan orangtua terhadap anaknya. Masuk tipe yang manakah anda?
1. Authoritarian
Orangtua yang menerapkan tipe ini adalah orangtua yang dingin, kasar,
dan keras. Kata-kata mereka adalah peraturan yang harus diikuti.
Anak-anak mereka harus patuh dan menuruti perintah tanpa banyak tanya.
Mereka juga minim toleransi terhadap ketidaksetujuan yang bisa jadi
diekspresikan anak-anak.
Jika anak-anak dibesarkan dan dididik dengan tipe ini, maka mereka akan
tumbuh menjadi anak yang kurang bersahabat, tidak enakan dengan teman
sebaya, ketergantungan, bahkan suka bermusuhan.
2. Authoritative
Orangtua jenis ini adalah mereka yang tegas, memiliki kejelasan aturan,
open, dan konsisten. Terkadang mereka cenderung keras seperti
authoritarian, tapi sebenarnya mereka itu cinta dan supportive. Mereka
juga sering mengajak anak-anak berdiskusi tentang bagaimana seharusnya
mereka bertingkah. Mereka juga memaparkan alasan ketika anaknya diberi
hukuman atas pelanggaran. Dan orangtua tipe ini, mendukung anak-anak
mereka untuk menjadi mandiri.
Jika anak-anak dibesarkan dan dididik dengan tipe ini, maka mereka akan
tumbuh menjadi anak yang mandiri, memiliki motivasi yang tinggi,
bersahabat, tegas, dan kooperatif. Mereka disenangi banyak orang dan
hidup dalam keteraturan.
3. Permissive
Tipe ini merupakan tipe dimana orangtua tidak mengambil andil dan peran
besar dalam mendidik anak. Mereka cenderung tidak membatasi bahkan tidak
mengontrol prilaku anak. Peraturan hanya sedikit dan mereka tak
menganggap tingkah anak sebagai tanggung jawab.
Jika anak-anak dibesarkan dan dididik dengan tipe ini, maka mereka akan
tumbuh menjadi anak yang ketergantungan dan moody. Dan mereka juga lemah
dalam keahlian bersosialisasi dan mengontrol diri.
4. Uninvolved
Tipe yang terakhir adalah tipe ketidak terlibatan orangtua dalam proses
mendidik anak. Tipe ini adalah tipe paling buruk dimana orangtua yang
menerapkan ini tidak memiliki perhatian pada anak-anak mereka, bahkan
mereka abaikan. Mereka merasa tanggung jawab mereka sebagai orangtua
hanyalah untuk memberi makan, pakaian, dan tempat tinggal bagi
anak-anak, tidak lebih. Bahkan ditingkat yang lebih parah, orangtua
dengan tipe ini bisa melakukan child abuse.
Jika anak-anak dibesarkan dan dididik dengan tipe ini, maka mereka akan
tumbuh menjadi anak yang kurang perhatian dan cinta. Mereka secara
emosional tidak stabil dan terjadi penghambatan pada pertumbuhan fisik
dan otak (pikiran).
So, tipe yang manakah kita?
Bagi saya, sebaiknya kita mengaplikasikan metode yang ke dua,
authoritative. Tapi ini juga tidak menghalangi kita untuk sekali-sekali
memakai tipe authoritarian atau permissive sesuai situasi dan kondisi.
Dan saya tidak merekomendasikan tipe terakhir untuk dipakai. Namun
sayangnya, masih banyak orangtua yang menggunakan cara itu untuk
mendidik anak.
Wallahu a'lam.
Dipenghujung Harap~
Kejutan Allah itu selalu ada dan pasti ada. Terkadang dia datang diawal, ditengah, bahkan dipenghujung masa penantian, seolah terasa tak akan ada bala bantuan. Tapi
dengan keyakinan yang dalam kepada janji-Nya, kita akan merasa tenang dan
pertolongan-Nya pasti akan datang. Mari kembali belajar dari kisah nabi musa yang dengan keyakinannya yang kuat akan janji Allah, ia sabar menanti hingga detik terakhir.
Dari kisahnya, banyak sekali pertolongan dan mukjizat yang Allah turunkan kepadanya di penghujung harapan, klimaks masalah yang nyata dihadapan (aku akan menceritakan 2 kejutan Allah pada nabi musa yang didokumentasikan kisahnya didalam al-qur'an). Seperti yang aku bilang, seolah janji-Nya tak akan datang.
(Kisah 1) Berbekal keyakinan yang mendalam pada Sang Pengabul Harap, ia berhasil mengalahkan penyihir. Setelah semua penyihir hebat pilihan fir'aun menunjukkan sihir dan kebolehannya, saatnya nabi musa bertindak. Dengan sabar ia menanti wahyu dari Allah, dia terdesak tapi tetap sabar menanti. Sampai akhirnya Allah perintahkan "lemparlah tongkatmu".
Mungkin jika kita berada diposisi nabi musa, kita akan berpikir apakah disaat-saat genting seperti ini, melempar tongkat akan menjadi solusi? Kita akan meragukan perintah Allah jika kita belum meng-imani-Nya sepenuh hati. Namun nabi musa, tanpa ragu-ragu mengikuti perintah-Nya langsung setelah diwahyukan. Maka tongkatnya seketika berubah menjadi ular raksasa dan mengalahkan ular-ular kecil sihiran para penyihir.
(Kisah 2) Berbekal keyakinan yang kuat kepada Sang Pemberi Kejutan, ia berhasil menyeberangi lautan dalam. Ketika ia dan pengikutnya dikejar-kejar pasukan fir'aun yang tak terkalahkan, ia terjebak diujung jurang lautan. Dia tak hendak melompat, karna itu adalah tanda kekalahan. Dengan penuh harap, ia menanti perintah-Nya.
"Pukulkan tongkatmu ke tanah". Firman Tuhannya memerintahkannya untuk melakukan sesuatu yang mengherankan. Disaat-saat mendesak itu, apa gunanya memukulkan tongkat? Ini mungkin yang terpikir oleh kita, tapi tidak bagi nabi musa. Dengan keimanan yang total kepada Allah, ia langsung melakukan apa yang diperintahkan.
Dalam desakan dan kejaran musuh, ia tetap yakin sepenuhnya dengan perintah Allah. Tongkat dipukulkan ke tanah, maka lautan terbelah. Kejutan yang super dahsyat Allah kirimkan kepada hamba-Nya yang mulia. Hingga nabi musa dan pengikutnya selamat dari kejaran fir'aun dan pasukannya dan mereka akhirnya ditenggelamkan ditengah lautan.
Bayangkan saja apa yg terjadi jika nabi musa sedikit saja tidak sabar dengan bantuan-Nya yang pasti datang? Mungkin ia akan dikalahkan dan ditertawakan fir'aun dan penyihir-penyihirnya. Dan bisa saja disaat ia terdesak di jurang lautan, ia memutuskan untuk lompat dan tenggelam. Sejarah dakwahnya bisa saja berakhir disana.
Namun,
nabi musa adalah orang pilihan. Ia totalitas dalam meng-imani Allah. Keyakinannya selalu dan tetap tebal pada pertolongan dan janji-Nya, tak tergoyahkan walau ia berada dalam desakan dan bahkan sudah
diujung masa pengharapan, karna ia tau Allah tak akan pernah ingkar.
So, Jangan pernah lelah dalam mengharap dan menanti. Yakinlah, Dia tak akan pernah ingkar janji! :)
Tabayyun-nya Keluarga Abu Ayyub
Tabayyun, apa sih maknanya?
Tabayyun secara bahasa memiliki arti mencari kejelasan tentang sesuatu hingga jelas benar keadaannya. Sedangkan secara istilah adalah meneliti dan meyeleksi berita, tidak tergesa-gesa dalam memutuskan masalah baik dalam hal hukum, kebijakan dan sebagainya hingga jelas benar permasalahannya.
Dalam Al-qur'an Allah mengingatkan kita untuk selalu tabayyun: “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah (kebenarannya) dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (Al-Hujurat: 6)
Disini saya tidak akan membahas terlalu panjang tentang tabayyun, jika ingin penjelasan lebih lanjut, bisa dibaca disini. Tapi saya akan sedikit bercerita tentang kisah teladan yang patut dicontoh dalam aplikasi tabayyun. Kisah ini sudah sangat populer. Dengan diceritakan kembali, ini bisa menjadi pengingat kita untuk terus mengamalkannya.
Kisah ini bermula ketika fitnah yang menimpa istri dan sahabat Rasulullah yang mulia, 'Aisyah dan Shafwan, mulai tersebar dan merasuki pikiran-pikiran para sahabat. Berita yang menggetarkan hati orang-orang beriman bahkan Rasulullah ini cukup memporak-porandakan perasaan dan ke-tsiqoh-an para sahabat.
Berita hangat itupun tak terlepas dari pendengaran sepasang suami istri yang mulia. Merekalah Abu Ayyub Al-anshari dan istrinya. Suatu hari, berkenaan dengan fitnah ini dan gunjingan terhadap ummul mu'minin yang masih berseliweran, terjadi percakapan menarik antara mereka berdua. Istrinya berkata,
"Tidaklah kamu mendengar apa yang dikatakan orang mengenai Aisyah?"
"Ya, tapi itu bohong," jawab si suami, "Apakah kamu melakukannya juga, hai Ummu Ayyub?"
"Tidak, demi Allah," kata si istri, "Mengapa aku harus meniru orang-orang itu?"
"Wahai Abu Ayyub, jika engkau yang menjadi Shafwan, apakah engkau berbuat yang tidak-tidak kepada istri Rasulullah SAW?" lanjut istrinya.
"Tidaklah kamu mendengar apa yang dikatakan orang mengenai Aisyah?"
"Ya, tapi itu bohong," jawab si suami, "Apakah kamu melakukannya juga, hai Ummu Ayyub?"
"Tidak, demi Allah," kata si istri, "Mengapa aku harus meniru orang-orang itu?"
"Wahai Abu Ayyub, jika engkau yang menjadi Shafwan, apakah engkau berbuat yang tidak-tidak kepada istri Rasulullah SAW?" lanjut istrinya.
Abu Ayyub menjawab, "Aku tidak akan melakukannya dan tidak akan mengkhianati Rasulullah dan istriku, sedang Shafwan lebih baik dariku. Bagaimana denganmu jika engkau menjadi 'Aisyah, apakah engkau akan berlaku yang tidak-tidak?"
Ummu Ayyub tegas berkata, "Aku juga tidak akan melakukan hal yang buruk, aku tidak akan pernah mengkhianati Rasulullah, dan 'Aisyah lebih mulia dariku".
Begitulah percakapan antara dua insan yang beriman dan mulia, yang diselimuti cinta karnaNya. Mereka lebih mengedepankan tabayyun dan husnuzzhon sehingga keluarga mereka tidak tercemari oleh pikiran dan prasangka buruk terhadap orang lain. Patutlah kisah mereka menjadi teladan sepanjang zaman dengan kemulian yang mereka miliki.
Sampai akhirnya Allah menurunkan wahyu yang menjelaskan tentang kesucian 'Aisyah dan mengklarifikasi kebohongan fitnah tersebar yang dibuat-buat untuk melemahkan dan memporak-porandakan ummat Islam. Oleh karena itu, agar persatuan ummat islam selalu kokoh dan kuat, kedepankanlah tabayyun dan husnuzzhon terhadap saudara-saudara kita. Wallahu a'lam.
Biarkan Aku Tetap Penasaran..
Intinya..I have to keep silent and remain still as long as I can.
Never ask any question which won't be answered.
Save your curiosity in the place that will not be found by others.
Penasaran..
Awal mula munculnya pertanyaan..
Kadang membuncah, terkadang malah lamban..
Bahkan malah tak terlintas dipikiran..
Dan memang tak semua butuh atau harus mendapat jawaban..
Tapi, tetap saja ia menuntut respon yang menenangkan..
Namun..
Jangan sekali-kali buat ia berhenti dadakan atau dipaksakan..
Jika itu dilakukan, bersiaplah memiliki penerus yang terbelakang..
Biarkan ia tetap aktif dan berkembang..
Sampai ia siap menerima kenyataan..
Ibarat jantung, dia ada..
Kadang detakannya kuat, kadang melemah..
Tapi dia tak pernah keluar batasan..
Dia ada dan tetap disana, terasa tapi tak terungkap..
Nyata tapi tak terlihat..
Dan biarkan ia tetap disana sampai jatahnya datang untuk diam..
*ngomong sendiri*
Tag :
Corat-coret
Sakuku Bolong!
Taukan maknanya saku bolong? Bagi yang sudah tau, alhamdulillaah. Yang belum tau, sini aku bagi tau. Jadi, saku bolong itu adalah ketika saku/kantongmu berlubang! Haha, bercanda. Saku bolong itu ketika kamu berada di masa financial crisis, alias bokek!
Pernah merasakan tidak punya uang selama sehari? Atau bahkan beberapa hari? Mungkin kebanyakan kita pernah, termasuk aku. Disini aku hanya sekedar bercerita tentang petualanganku ketika kanker (kantong kering *kebanyakan istilah :p). Sebenarnya di ATM ada uang sekitar RM 20, tapi selalu terlupa untuk menyedotnya dari mesin.
Nah, jadi ceritanya begini..
Tag :
Corat-coret,
Pengalaman
Kutulis Lagi, Dengan Rasa Berbeda..
Innaalillaahi, wainnaa ilaihi raaji'uun. Sesungguhnya kita dan apapun
yang ada bersama kita adalah milik Allah, dan suatu saat Allah akan
mengambilnya kembali, kapanpun itu.
***
Setelah sekian lama menunggu, akhirnya keputusan final itu datang dan tersebar dengan cepat. Dan selama penantian itu juga aku belajar untuk lebih kuat dan lebih tegar untuk menghadapi kenyataan.
***
Setelah sekian lama menunggu, akhirnya keputusan final itu datang dan tersebar dengan cepat. Dan selama penantian itu juga aku belajar untuk lebih kuat dan lebih tegar untuk menghadapi kenyataan.
Air Mata Ayah #1
Radhi terdiam ketika ibu guru dikelas meminta murid-muridnya untuk
bercerita tentang kejadian mengharukan yang membuat ayah mereka
meneteskan air mata. Ia termenung memikirkan dan mengingat-ingat kejadian yang pernah membuat ayahnya menangis. Dadanya tiba-tiba terasa sesak, tangisnya seakan
ingin meledak ketika teringat kejadian setahun silam.
***
***
Tag :
Karya,
Mini Novel
Ekspektasi Berlebih~
Disini aku akan bercerita tentang isi hatiku, tentang aku dan keluargaku, dan tentang aku dan ekspektasi yang berlebih..
Aku, seorang yang terlahir dari keluarga yang dipenuhi dengan ruh dan semangat dakwah. Ummi dan buya sejak kuliah bahkan SMA sudah terlibat aktif dalam pergerakan dakwah. Bahkan mereka juga dipertemukan dalam lingkaran dakwah.
Aku, seorang yang terlahir dari keluarga yang dipenuhi dengan ruh dan semangat dakwah. Ummi dan buya sejak kuliah bahkan SMA sudah terlibat aktif dalam pergerakan dakwah. Bahkan mereka juga dipertemukan dalam lingkaran dakwah.
#AntiGolput
Pemiilihan calon legislatif akan diadakan secara resmi pada tanggal 9 April mendatang di Indonesia. Untuk masyarakat Indonesia yang berada diluar negri, pemilu diadakan pada hari yang berbeda-beda hampir disetiap negara. Khusus untuk Malaysia, pemilu akan dilaksanakan 4 gelombang, 3 gelombang untuk para pekerja (menyesuaikan jadwal kerjanya) dan 1 gelombang untuk umum yang akan diselenggarakan besok, 6 April.
Masyarakat Indonesia sangat dialu-alukan untuk tidak melakukan praktik golput bagaimanapun caranya. Kita dimohonkan untuk memanfaatkan hak suara kita dengan sebaik-baiknya. Memang sih itu hak, terserah pada pemilik hak, hak-nya mau diapain. Tapi menurutku, hak memilih ini tak sekedar hak, ia lebih dari itu. Ia merupakan hak yang menuntu kewajiban. Nah lho?
Masyarakat Indonesia sangat dialu-alukan untuk tidak melakukan praktik golput bagaimanapun caranya. Kita dimohonkan untuk memanfaatkan hak suara kita dengan sebaik-baiknya. Memang sih itu hak, terserah pada pemilik hak, hak-nya mau diapain. Tapi menurutku, hak memilih ini tak sekedar hak, ia lebih dari itu. Ia merupakan hak yang menuntu kewajiban. Nah lho?
Behind The Scene, Akhwat FOTAR!
29 Maret 2014, mungkin ini menjadi hari bersejarah bagi akhwat FOTAR.
Kenapa? Karna dihari itu kami berkumpul bersama dalam rangka mabit
akhwat. Tidak seperti mabit pada umumnya, kami lebih terfokus pada
pembicaraan tentang fotar. Mulai dari pengungkapan perasaan kami
masing-masing terhadap fotar serta saran-saran untuk fotar yang lebih
baik. Sharing moment, heart to heart gitu deh pokoknya :D
Nah, jadi acara ini seharusnya dimulai secara resmi sekitar pukul 7.00. Tepat pukul 5.30 aku yang baru selesai ngajar di daerah ampang, langsung ngebut menuju lokasi mabit. Sebenarnya jam 6.30 aku sudah bisa sampai ke lokasi, tapi karna hujan dan 'nyasar-nyasar' yang tak terhindarkan jadinya aku nyampe setelah rombongan pertama baru mendarat.
Nah, jadi acara ini seharusnya dimulai secara resmi sekitar pukul 7.00. Tepat pukul 5.30 aku yang baru selesai ngajar di daerah ampang, langsung ngebut menuju lokasi mabit. Sebenarnya jam 6.30 aku sudah bisa sampai ke lokasi, tapi karna hujan dan 'nyasar-nyasar' yang tak terhindarkan jadinya aku nyampe setelah rombongan pertama baru mendarat.
Tag :
Corat-coret
Menculik Bidadari~
Hari ini.. (27 Maret 2014)
Aku diharuskan mengikuti training HLC yang dimulai dari jam 8.30 sampai jam 1 siang. Karna aku tidak begitu interested dengan agenda ini, (maaf kak puti & kak oya :p) aku lupa untuk melihat jadwal acara tersebut. Aku baru tersadar ketika jarum pendek jam sudah menunjuk angka 8. Jadilah aku telat, tapi tetap saja aku bergerak dengan santai :D
Setelah training ini, aku yang lebih senang menghabiskan waktu dikamar sendirian ketika liburan ini tetiba diajak salsa untuk makan siang bareng dikamar kak radhiyah. Agak berat sih, karna aku terpaksa harus menaiki tangga maut menuju asramanya. Haha..
Tag :
Corat-coret
Yang Paling #Sempurna
Diantara
alasan mengapa banyaknya golputers di kalangan pemilih indonesia adalah
tidak adanya partai yang #sempurna
Apa sih makna #sempurna sebenarnya? Menurut KBBI: utuh dan lengkap segalanya (tidak bercacat dan bercela)
Sebagai seorang muslim, pasti kita tahu ke #sempurna an yg haqiqi hanyalah milik Allah. Dan malaikat adalah makhluk yang tak pernah salah.
Kita juga tahu bahwa manusia adalah tempatnya khilaf dan lupa. Jauuuuh dari #sempurna. Lalu, kenapa terus menuntut yang sempurna dari sumber alfa?
Apa sih makna #sempurna sebenarnya? Menurut KBBI: utuh dan lengkap segalanya (tidak bercacat dan bercela)
Sebagai seorang muslim, pasti kita tahu ke #sempurna an yg haqiqi hanyalah milik Allah. Dan malaikat adalah makhluk yang tak pernah salah.
Kita juga tahu bahwa manusia adalah tempatnya khilaf dan lupa. Jauuuuh dari #sempurna. Lalu, kenapa terus menuntut yang sempurna dari sumber alfa?
Tag :
Corat-coret
First Day, First Challenge!
It's my story..
Ngga begitu penting sebenarnya, tapi hanya ingin berbagi cerita, pengalaman, atau mungkin kebahagiaan. Karna fitrah perempuan itu lebih suka mengungkapkan perasaannya melalui kata-kata baik lisan maupun tulisan.
Skali lagi, it's my story. True story :D
Sebagai mahasiswi pas-pasan, aku sejak tahun pertama kuliah sudah mencari-cari tempat mengajar private. Awalnya hanya mengandalkan informasi dari orang-orang yang dikenal, tapi nihil. Akhirnya aku putuskan untuk melamar jasa private melalui Huda Learning Center (HLC), sebuah lembaga penyalur tutor milik anak Indonesia untuk masyarakat Indonesia di Malaysia (Kuala Lumpur khususnya).
Ngga begitu penting sebenarnya, tapi hanya ingin berbagi cerita, pengalaman, atau mungkin kebahagiaan. Karna fitrah perempuan itu lebih suka mengungkapkan perasaannya melalui kata-kata baik lisan maupun tulisan.
Skali lagi, it's my story. True story :D
Sebagai mahasiswi pas-pasan, aku sejak tahun pertama kuliah sudah mencari-cari tempat mengajar private. Awalnya hanya mengandalkan informasi dari orang-orang yang dikenal, tapi nihil. Akhirnya aku putuskan untuk melamar jasa private melalui Huda Learning Center (HLC), sebuah lembaga penyalur tutor milik anak Indonesia untuk masyarakat Indonesia di Malaysia (Kuala Lumpur khususnya).
Tag :
Corat-coret,
Pengalaman
Sahabat, Dengarkanlah Sejenak..
Diriwayatkan, bahwa:
Apabila penghuni Surga telah masuk ke dalam Surga, lalu mereka tidak menemukan Sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu di Dunia, mereka bertanya tentang Sahabat Mereka kepada اللّهُ سبحانه و تعالى ..
"Yaa Rabb.. Kami tidak melihat Sahabat-sahabat kami yang sewaktu di Dunia, Shalat bersama kami, Puasa bersama kami dan berjuang bersama kami,"
Maka اللّهُ سبحانه و تعالى berfirman:
"Pergilah ke neraka, lalu keluarkan Sahabatmu yang di hatinya ada Iman walaupun hanya sebesar dzarrah." (HR. Ibnul Mubarak dalam kitab "Az-Zuhd")
Apabila penghuni Surga telah masuk ke dalam Surga, lalu mereka tidak menemukan Sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu di Dunia, mereka bertanya tentang Sahabat Mereka kepada اللّهُ سبحانه و تعالى ..
"Yaa Rabb.. Kami tidak melihat Sahabat-sahabat kami yang sewaktu di Dunia, Shalat bersama kami, Puasa bersama kami dan berjuang bersama kami,"
Maka اللّهُ سبحانه و تعالى berfirman:
"Pergilah ke neraka, lalu keluarkan Sahabatmu yang di hatinya ada Iman walaupun hanya sebesar dzarrah." (HR. Ibnul Mubarak dalam kitab "Az-Zuhd")
Tag :
Copy Paste,
Sahabat
Nabi Yusuf Dan Deritanya
Peristiwa-peristiwa itu adalah:
- 'Aamul huzni (tahun duka cita ketika paman dan istri Rasulullah meninggal)
- Bai'ah 'aqabah
Turunnya surat Yusuf ini sebagai pelipur lara bagi Rasulullah dan para sahabatnya. Mengingatkan dan memberitahu beliau bahwa ada seorang nabi yang mengalami penderitaan lebih berat dari beliau (nabi Yusuf) dan agar beliau tidak tenggelam dalam kesedihan.
Dua Rasa Cinta
Ketika berita itu satu persatu bermunculan. Berita kemenangan.
Kemenangan kita. Aku bahagia, bahagia sekali. Namun disaat yang sama,
perasaan lain muncul, bercampur aduk.
Disatu sisi, aku bahagia. Rasa bahagia ini buya, adalah ekspresi cinta yang kian lama kian bertambah. Aku bahagia memiliki buya apa adanya, dengan setumpuk kekurangan dan kelebihan yang dimiliki. Aku bahagia memiliki buya yang tak pernah berhenti berjuang walau dibanjiri air mata, keringat, bahkan darah. Aku cinta buya, teramat cinta karena Allah.
Disatu sisi, aku bahagia. Rasa bahagia ini buya, adalah ekspresi cinta yang kian lama kian bertambah. Aku bahagia memiliki buya apa adanya, dengan setumpuk kekurangan dan kelebihan yang dimiliki. Aku bahagia memiliki buya yang tak pernah berhenti berjuang walau dibanjiri air mata, keringat, bahkan darah. Aku cinta buya, teramat cinta karena Allah.
Tag :
Corat-coret,
Keluarga
Aku Mengajakmu~
Hari ini aku akan terbuka.
Ya, secara terbuka aku mengajak dan menawarkan teman-teman semua untuk bergabung dan ikut memilih pilihanku. Ya, memilih partai yang sama denganku. Partai dengan nomor punggung 3.
Ini sebuah ajakan, penolakan pasti tak terhindarkan. Namun, aku disini mengajak dengan cara yang paling ahsan yang pernah aku dapati dan pelajari dari sirah nabi. Ya! Cara yang digunakan Mush'ab bin Umair dan As'ad bin Zararah untuk menyebarkan islam di madinah sebelum menyambut hijrahnya Rasulullah.
Kalau ada yang berkata "Itu kan islam, tentu beda!"
Ya memang. Islam agama yang benar, yang tentu saja tidak boleh ditolak. Islam adalah kebaikan. Dan kebaikan adalah bagian dan ciri khas Islam itu sendiri. Dan aku sekarang, akan menawarkan sebuah kebaikan yang aku yakini adalah bagian dari agama kita, Islam.
Mari kita sedikit bercerita tentang Mush'ab dan As'ad. Sepenggal saja.
***
Tag :
Corat-coret
Membagi Cinta (lagi)
Tepat seminggu menginjakkan kaki di negri cantik tempat Messi berada. Pemain bola dengan nomor punggung 10 itu. Siapa pula yang tak tau.
Well, udara dingin Barcelona pagi ini sedikit menyurutkan hati untuk keluar dari Apartemen. Cukup dengan duduk cantik dikamar sambil mengumpulkan semangat untuk menuliskan apa yang sudah dilalui dalam beberapa hari ditempat yang jaraknya entah berapa ribu atau ratus ribuan kilometer dari rumah. Terpisah jarak dan waktu dari Umi, Buya dan adik-adik setelah hampir 6 tahun menjadi gadis sulung yang setiap harinya melihat wajah dan mencium aroma mereka di rumah. It's totally different.
Well, udara dingin Barcelona pagi ini sedikit menyurutkan hati untuk keluar dari Apartemen. Cukup dengan duduk cantik dikamar sambil mengumpulkan semangat untuk menuliskan apa yang sudah dilalui dalam beberapa hari ditempat yang jaraknya entah berapa ribu atau ratus ribuan kilometer dari rumah. Terpisah jarak dan waktu dari Umi, Buya dan adik-adik setelah hampir 6 tahun menjadi gadis sulung yang setiap harinya melihat wajah dan mencium aroma mereka di rumah. It's totally different.
Tag :
Copy Paste,
Keluarga
Pilkada Kota Padang
Jika seorang pejabat, sebut saja walikota, telah mengakhiri masa jabatannya, maka bisa dipastikan pemilihan walikota berikutnya akan diadakan.
Padang, ibukota Sumatra Barat ini telah menemui masa pergantian pemimpinnya. Namun, ada beberapa hal unik (untuk tidak disebut aneh) yang terjadi di pilkada kota padang yang terpaksa diadakan dua kali ini.
Tag :
Corat-coret
Sebuah Catatan Murabbiyah (Late Post)
Sedikit catatan dari murabbiyah saya tentang pribadi saya. Bukan untuk pamer atau pun sombong, tapi hanya sekedar ingin berbagi. Dengan setumpuk kekurangan dan kecacatan yang saya punya, saya sadari pandangan beliau tidak seutuhnya sama dengan pandangan saya terhadap diri saya. Semoga Allah mengampuni segala yang terlebih dan Allah istiqamahkan saya dan anda semua dalam keimanan dan ketaqwaan.
Allaahumma ighfir liy.. Allaahumma ighfir liy, innahum laa ya'lamuun~
Allaahumma ighfir liy.. Allaahumma ighfir liy, innahum laa ya'lamuun~
*****
Tag :
Catatan













